Showing posts with label Anak usia dini. Show all posts
Showing posts with label Anak usia dini. Show all posts

Friday, January 29, 2016

Perkembangan dan Karakteristik Anak Usia Dini


pendidikananakpaud.wordpress.com
Sahabat kali ini kita masih membahas tentang anak usia dini yang lebih spesifik kepada perkembangan dan karakteristik dari anak usia dini itu sendiri, untuk lebih jelasnya silahkan simak pembahasan tersebut dibawah ini....

Perkembangan adalah suatu perubahan kualitatif dari setiap fungsi kepribadian akibat dari pertumbuhan dan belajar. Pada perkembangan ini, perubahannya lebih mengarah pada psikis atau kejiwaan sehingga memunculkan terjadinya fungsi kepribadian dan kematangan seseorang dalam berinteraksi dengan lingkungan. Menurut Herbart dalam Abu Ahmadi (2005:5) berpendapat bahwa: Anak yang baru lahir keadaan jiwanya masih bersih. Sejak alat indranya dapat menangkap sesuatu yang datag dari luar, alat indra itu mengirimkan gambar, atau tanggapan kedalam jiwanya. Semakin banyak tangkapan, semakin banyak pula tanggapan. Tanggapan-tanggapan inilah yang dinamakan perkembangan. Tanggapan ini biasanya muncul dari reaksi yang berbeda-beda sesuai dengan hasil tangkapan yang diperoleh. 3.

Karakteristik Anak Usia Dini Adapun karakteristik dari anak usia dini adalah: Unik, yaitu sifat anak itu berbeda antara satu dengan yang lainnya. Egosentris, yaitu anak lebih cenderung melihat dan memahami sesuatu dari sudut pandang dan kepentingannya sendiri. Aktif dan energis, yaitu anak lazimnya melakukan berbagai aktivitas. Spontan, yaitu perilaku yang ditampilkan oleh anak umumnya relatif asli dan tidak ditutup-tutupi sehingga merefleksikan apa yang telah ada dalam perasaan dan pikirannya. Senang dan kaya dengan fantasi, yaitu anak senang dengan hal-hal yang imajinatif. Masih kurang pertimbangan dalam melakukan sesuatu, yaitu anak masih belum memiliki pertimbangan matang, termasuk berkenaan dengan hal-hal yang membahayakannya. Bergairah untuk belajar dan banyak belajar dari pengalaman.yaitu anak senang melakukan aktivitas yang menyebabkan terjadiya perubahan tingkahlaku pada dirinya.  

Syamsu Yusuf (2011: 48) berpendapat bahwa: Karakteristik yang paling terlihat pada anak usia dini yaitu suka meniru dan bermain. Suka meniru maksudnya apa yang anak lihat dari seseorang dan sangat mengesankan bagi dirinya sehingga anak akan meniru dan melakukan sebagaimana yang ia lihat. Sedangkan anak suka bermain, maksudnya setiap anak usia dini merupakan usianya bermain Artinya anak akan mengisi kahidupan keseharian-nya dengan bermain.

Referensi:
Ahmadi, Abu. 2005. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta
Yusuf, Syamsu. 2011. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rajawali Press.
Share:
Read More

Thursday, January 28, 2016

Definisi Anak Usia Dini

pendidikananakpaud.wordpress.com
Sahabat setiap manusia yang lahir didunia ini mengalami perkembangan mulai dari bayi hingga mencapai usia  termatang seorang manusia, sehingga setiap perkembangan ini dibagi menjadi beberapa bagian atau kelompok sesuai dengan tingkat perkembangan usianya, dan tingkat yang pertama yang dialami oleh manusia yaitu anak usia dini. Untuk mengetahui lebi jelas tentang anak usia dini, silahkan simak tulisan berikut...

Dalam pasal 28 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20/2003 ayat 1, disebutkan bahwa anak usia dini adalah anak yang masuk dalam rentang usia 0 sampai dengan 6 tahun.

Menurut kajian rumpun ilmu PAUD dan penyelenggaraannya, di beberapa negara PAUD menjelaskan bahwa:
Anak usia dini berada dalam rentang 0-8 tahun dan anak usia dini terdiri dari 3 kelompok, yaitu kelompok bayi 0 hingga 2 tahun, kelompok 3 hingga 5 tahun dan kelompok 6 hingga 8 tahun. Bardasarkan keunikan dan perkembangannya, anak usia dini dibagi menjadi 3 tahapan yaitu masa bayi lahir sampai 12 bulan, masa balita (taddler) usia 1-3 tahun, masa usia prasekolah usia 3-6 tahun, dan masa kelas awal 6-8 tahun.

Jadi, dapat dipahami bahwa anak usia dini ialah anak yang berkisar antara usia 0-8 tahun yang memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang luar biasa, dan memunculkan berbagai keunikan pada dirinya sendiri. Pada tahap inilah merupakan tahap yang paling tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan yang membentuk pribadinya. 

Referensi:
Fadillah, Muh. 2012. Desain pembelajaran PAUD Tinjauan Teoritik dan Praktik. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Share:
Read More